S1 Culinary Business memadukan Culinary, Pastry, Culinology, dengan ilmu ekonomi.

Fokus pada inovasi, kreativitas dan kemampuan wirausaha untuk menciptakan peluang bisnis Kuliner

Apakah Kelebihan dari S1 CulBiz?
1. Sistem pembelajaran yang berimbang antara praktikum Tata Boga dan Ilmu Ekonomi
2. Fasilitas Praktikum yang lengkap & Modern terdiri dari :
   Lab Hot Kitchen, Cold Kitchen, Butcher Room, Garde Manger, Lab Bakery, Pastry, Chocolate Room
   Bartender Room, Indoor & Outdoor Cafe & Resto
   Investment Lab, Language Lab, Mini Bank Lab, Research Institute and Community Service, Accounting Laboratory, Auditorium, Sports Hall
3. Metode Pembelajaran yang mengutamakan pada Problem Solving, disertai dengan Skill yang diasah melalui Pengalaman, secara langsung melalui Project dan Real Problem
4. Selama 3 tahun pertama, mahasiswa diperkaya dengan kemampuan dan Keterampilan di Bidang Kuliner, Patiseri, & Culinology. Mulai dari Basic Knowledge, Arts and Management, Healthy Products, serta Industry Trends
5. Fasilitas Real Culinary Project di antaranya Matoa Cafe & Resto, O'ost Cafe, Pujasera Bale Kliwon yang siap digunakan untuk berlatih sebelum terjun langsung ke dunia Culinary Business.
 Sehingga akan menghasilkan Lulusan yang langsung siap bekerja Sebagai Entrepreneur Culinary Business

Kegiatan Kuliner


Kegiatan Patiseri

TRISTAR Culinary Institute memiliki 2 konsentrasi studi yaitu :

1. Patiseri (Baking & Pastry Art)

2. Tata Boga (Culinary Art)

Apa keunggulan Tristar Culinary Institute dibandingkan dengan perguruan tinggi lain?

1. Sistim belajar yang setiap hari praktik akan membekali mahasiswa dengan keahlian.

2. Mahasiswa dapat belajar sambil bekerja, artinya mahasiswa di pagi
hari kuliah, siang/sore hari bisa mengaplikasikan ilmunya dengan
bekerja.

3. Tristar Group memiliki beberapa Cafe & Resto untuk sarana
praktek wirausaha mahasiswa antara lain: Matoa Cafe & Resto,
D'Hizteria Cafe & Resto, Naomi Cafe & Resto, Pujasera Bale
Kliwon, O'ost Cafe, dan segera dibuka San Xing Chinese Resto.

4. Tersedia lowongan kerja di Hotel bintang 4 atau 5 baik didalam/luar negeri, Kapal Pesiar, Restaurant, Bar, Café, dll.

5. Lulusan Tristar juga bisa mengelola usaha sendiri dengan membuka
Café, Restaurant, Pujasera, Toko Bakery, Food Court, Pabrik Makanan
& Minuman, dll.

6. Selama masa kuliah 3 tahun, mahasiswa akan mendapatkan gelar Ahli
Madya Pariwisata (Amd Par), dan bisa melanjutkan studinya ke jenjang D4
Perhotelan, S1 Culinary Business, hingga S2 baik di Dalam Negeri maupun
di Luar Negeri.

Pendaftaran:

TRISTAR CULINARY INSTITUTE

Sekolah Kuliner Pencetak Chef.

Jln. Raya Jemursari 244

Jln. Raya kaliwaron 58-60

Jln. Raya Dukuh Kupang 157 (Bekerja sama dengan IEU)

Surabaya.

Tel. (62)31-8433224-8433225. 8480821-22

Fax. (62)31-8432050

Mobile:(62)081 7321024 - 0813 3200 3300.

Tristar  Culinary Institute Jakarta

Komplek Ruko BSD Sektor 7. Blok RL 31-33.

Serpong - Tangerang.

Telp: 021-5380668.

HP: 081286358533.

PIN BB: 2A96E298.

Tristar Culinary Institute menerima mahasiswa baru. Setiap Triwulan: April – Juli- September – Januari.

Tristar Cooking School - Tristar Baking & Cooking School

Sekolah Masak dengan Fasilitas Sangat Lengkap. Akademi Kuliner Tristar - Sekolah Tata Boga.


S1 International Culinary Business Padukan Culinary, Patiseri, Culinology dengan Ilmu Ekonomi
Elaborasi Akpar Majapahit dengan IEU Surabaya

DEMI mengembangkan program studi S1 International Culinary Business di Surabaya, Akpar Majapahit sepakat menggandeng IEU. Kedua lembaga pendidikan ini berelaborasi untuk  mencetak sarjana yang disiapkan  menjadi calon entrepreneur andal di bidang kuliner.
Kerjasama saling menguntungkan yang dirintis mulai tahun akademik 2014/2015 ini membuka kesempatan kepada lulusan SMA atau yang sederajat, menjadi calon mahasiswa baru S1 International Culinary Business (Culbiz).
Nantinya, mahasiswa baru program S1 International Culbiz akan menempati gedung perkuliahan di Kampus C Jl Dukuh Kupang (belakang stasiun TVRI Surabaya) yang saat ini dikelola bareng oleh pihak Akpar Majapahit dan IEU Surabaya.
Menurut Presdir Matoa Holding, Ir Juwono Saroso di kantornya, kemarin (17/7),  perkuliahan di kampus C dijadwalkan akan dimulai September 2014, dan sekarang ini mulai membuka pendaftaran serta menyiapkan sarana dan prasarana demi menunjang kegiatan belajar mengajar mahasiswa.
Program baru studi S1 International Culbiz ini fokus pada inovasi, kreativitas dan kemampuan wirausaha demi menciptakan peluang bisnis kuliner. Nah, karena fokusnya di bisnis kuliner, maka pihaknya mengadopsi ilmu culinology –perpaduan antara culinary dan teknologi pangan. ”Dari program baru ini kami menargetkan bisa menjaring 250-300 calon mahasiswa baru,” katanya seraya menambahkan bahwa target sebesar itu dinilainya cukup realistis.
Kelebihan program studi S1 International Culbiz, adalah (1). Sistem pembelajarannya yang berimbang (balance) antara praktikum, tata boda dan ilmu ekonomi. (2). Fasilitas praktikum yang lengkap dan modern terdiri dari laboratorium hot kitchen, cold kitchen, butcher room (ruang potong daging dan tulang), dan garde manger.
Garde manger adalah area yang ada di main kitchen, yang bertugas membuat aneka makanan dingin, mulai dari appertizer, soup, main course sampai dessert. Berikut ini adalah hidangan yang dibuat oleh garde manger:
-    Appertizer: aneka macam salad, sandwich/canope.
-    Soup: aneka macam soup dingin seperti consommé.
-    Main Course: aneka macam makanan utama dingin.
-    Dessert: aneka macam hidangan penutup dingin seperti pudding.
Di area garde manger juga terdapat sub area (sub seksi), yaitu butcher. Butcher adalah suatu area yang bertugas mengolah beraneka macam daging seperti chicken, beef, lamb, sea food dan sebagainya.
Fasilitas yang akan disiapkan berikutnya adalah (3). Laboratorium bakery, (4). Lab Pastry, (5), Chocolate Room, (6). Decoration Room, (7). Bartender Room, dan (8). Indoor & outdoor café n resto. Sedangkan fasilitas penunjang lainnya adalah (1). Lab Investment, (2). Lab Bahasa, (3). Lab Bank Mini, (4). Departemen Riset, (5). Layanan Komunitas, (6). Lab Akuntansi, (7). Auditorium, dan (10) Hall khusus untuk olahraga.
Masih menurut Yuwono, program S1 International Culbiz ini mengadopsi metode pembelajaran yang mengacu bagaimana mengasah sensitivitas (kepekaan) mahasiswa terhadap permasalahan dan menemukan peluang. Mengembangkan peluang dengan berbekal  real project dan real problem.
Selain itu, selama tiga tahun pertama, mahasiswa diperkaya dengan kemampuan dan ketrampilan di bidang kuliner, patiseri, dan culinology mulai dari basic knowledge arts dan manajemen, healthy product serta sesuatu yang lagi ngetren di dunia industri.
Manfaat lain dari real culinary project --di antaranya Matoa Café & Resto, Naomi Café & Resto, D’ Hizteria Café & Resto, O’ost Café, dan Pujasera Balekliwon-- diharapkan akan mengasah kemampuan serta wawasan entrepreneurial yang kuat dan  kemampuan managerial mahasiswa dengan didukung pengembangan karakter yang berorientasi pada tanggung jawab sosial dalam menjalankan bisnis kuliner.
Dalam perkuliahan mahasiswa S1 International Culbiz, 100 persen memakai bahasa asing (Inggris), sedangkan mahasiswa yang mengambil program S1 Culbiz pengantarnya memakai bahasa Indonesia.
”Makanya, biaya perkuliahan antara S1 International Culbiz dan S1 Culbiz beda. Kalau S1 International Culbiz biaya kuliah di kampus C, kami patok Rp 43 juta pertahun, sedangkan S1 Culbiz hanya Rp 38-39 jutaan pertahun,” pungkasnya. (ahn)